Kamis, 05 Januari 2012

Godaan-Godaan Wanita Muslim Dalam Berpakaian

Busana mini atau bahkan terbuka, sudah menjadi tren. Memang begitulah tujuan utama setan. Dalam menggoda manusia, dia memiliki berbagai cara dan strategi, termasuk memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan untuk mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su’).
Setan seakan mengetahui kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah, termasuk melepaskan hijab atau pakaian muslimah.


Berikut adalah cara bertahap yang dilakukan setan:

1. Mengaburkan Definisi Hijab
Dalam tahap ini setan membisikkan kepada para wanita, bahwa pakaian apapun termasuk hijab (penutup) itu tidak ada kaitannya dengan agama, ia hanya sekadar pakaian atau gaya hiasan bagi para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar’i, pakaian, dengan apa pun bentuk dan namanya tetap pakaian.

Sehingga akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah pakaian ikut ganti juga. Demikian pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yang lain, maka harus menyesuaikan diri dengan pakaian penduduknya, apapun yang mereka pakai. Berbeda halnya jika seorang wanita berkeyakinan, bahawa hijab adalah pakaian syar’i (identitas keislaman), dan memakainya adalah ibadah bukan sekadar gaya ( fashion ). Biarpun hidup bila saja dan di mana saja, maka hijab syar’i tetap dipertahankan.

Apabila seorang wanita masih bertahan dengan prinsip hijabnya, maka setan beralih dengan strategi yang lebih halus. Caranya?

Pertama, Membuka Bagian Tangan
Telapak tangan mungkin sudah kebiasaannya terbuka, maka setan membisikkan kepada para wanita agar ada sedikit peningkatan model yakni membuka bagian hasta (siku hingga telapak tangan). Ah, tidak apa-apa, kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang? Begitu bisikan setan. Dan benar si wanita akhirnya memakai pakaian model baru yang menampakkan tangannya. Dan ternyata para lelaki melihat hal itu seperti biasa saja. Karena itu setan kembali berbisik, Naahh ... enggak apa-apa kan?

Kedua, Membuka Leher dan Dada
Setelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka datanglah setan untuk membisikkan perkara baru lagi. “Kini buka tangan sudah menjadi lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yang lebih maju lagi, yakni terbuka bagian atas dada kamu.” Tapi jangan sebut sebagai pakaian terbuka, hanya sekadar sedikit untuk mendapatkan hawa, agar tidak panas. Cubalah! Orang pasti tidak akan peduli, sebab hanya sebagian kecil saja yang terbuka.

Maka dipakailah pakaian model terbaru yang terbuka bagian leher dan dadanya. Dari model yang setengah lingkaran menjadi leher bentuk huruf “V” yang tentu menjadikan lebih terlihat lagi bagian sensitif dari dadanya.

Ketiga, Berpakaian Tapi Telanjang
Setan berbisik lagi, "Pakaianmu hanya gitu-gitu saja ... Enggak cool ! Cari model atau bahan lain yang lebih bagus!" Tapi apa ya? Si wanita lalu berfikir. "Banyak model dan kain yang agak tipis, lalu bentuknya dibuat yang agak ketat biar lebih sedap dan cantik dipandang," setan memberi ide baru.

Maka tergodalah si wanita. Dicarilah model pakaian yang ketat dan kain yang tipis bahkan transparan. “Mungkin tak ada masalah, kan potongan pakaiannya masih panjang, hanya bahan dan fesyennya saja yang agak berbeda, biar nampak lebih feminin,” begitu setan meyakinkan.
Alhasil, pakaian tersebut akhirnya membudaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparan. Maka, jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai wanita kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang).

Keempat, Agak di Buka Sedikit
Setelah para wanita muslimah mengenakan pakaian yang ketat, maka setan datang lagi. Dan sebagaimana biasanya dia menawarkan ide baru yang sepertinya cool dan vogue.
Dibisiki lagi wanita itu, “Pakaian seperti ini membuat susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apa tak sebaiknya dibelah hingga lutut atau mendekati paha? Dengan itu kamu akan lebih rileks, lebih kelihatan lincah dan energik.”
Lalu dicobalah ide baru itu. Si wanita pun membelah pakaiannya mulai dari bagian bawah hingga lutut atau mendekati paha. Dan ternyata memang membuat lebih rileks, tidak ribet, dan leluasa, terutama kalau dia ingin duduk atau naik kendaraan. “Yah…. tersingkap sedikit tak apa-apalah, yang penting enjoy,” katanya.

Inilah tahapan awal syaitan merusak kaum wanita. Hingga tahap ini, pakaian masih tetap utuh dan panjang, hanya fashion, model, corak, potongan dan bahan saja yang dibuat berbeda dengan hijab syar’i yang sebenarnya. Maka kini mulailah setan pada tahap berikutnya.

2. Terbuka Sedikit Demi Sedikit

Kini setan melangkah lagi, dengan tipu daya lain yang lebih jitu, tujuannya agar para wanita menampakkan bagian aurat tubuhnya.

Pertama, Membuka Telapak Kaki dan Tumit
Setan lagi-lagi berbisik kepada para wanita, “Baju panjang benar-benar tidak nyaman, kalau hanya dengan membelah sedikit bagiannya masih kurang leluasa, lebih bagus kalau dipotong saja hingga atas mata kaki. Ini baru agak longgar. Oh…… ada yang yang terlupa, kalau kamu pakai baju sedemikian, maka jilbab yang besar tidak sepadan lagi, sekarang kamu cari jilbab yang kecil agar lebih serasi dan sepadan, ala……. orang tetap menamakannya dengan jilbab.”

Maka para wanita yang terpengaruh dengan bisikan ini terburu-buru mencari model pakaian yang dimaksudkan. Tak ketinggalan  kaos kaki tumit tinggi, yang kalau untuk berjalan, dapat menarik perhatian orang.

Kedua, Membuka Seperempat Hingga Separuh Betis
Terbuka telapak kaki telah biasa ia lakukan, dan ternyata orang yang melihat juga tidak begitu ambil peduli. Maka setan semakin santer berbisik, “Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yang kamu lakukan, buktinya mereka tidak ada reaksi apa-apa, kecuali hanya beberapa orang. Kalau langkah kakimu masih kurang leluasa, maka cobalah kamu cari tren mode lain yang lebih menarik, bukankah kini banyak skirt separuh betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu menyolok, hanya terlihat kira-kira sepuluh centimeter saja.Nanti kalau sudah biasa, baru kamu cari model  baru yang terbuka hingga separuh betis.”

Benar-benar bisikan setan dan hawa nafsu telah menjadi penasihat peribadinya, sehingga apa yang saja yang dibisikkan setan dalam jiwanya, dia turutkan. Maka terbiasalah dia memakai pakaian yang erlihat separuh betisnya kemana saja dia pergi.

Ketiga, Terbuka Seluruh Betis
Kini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, setan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang si wanita berfikir, apakah ini tidak terlalu jauh menyimpang dari ajaran bagi para wanita di masa Nabi dulu. Namun bisikan setan dan hawa nafsu menyahut, “Ah jelas tidak, kan sekarang zaman sudah berubah, kalau zaman dulu para lelaki mengangkat pakaiannya hingga setengah betis, maka wanitanya harus menyesuaikannya dengan menjulurkannya hingga menutup telapak kaki. Tapi kini lain, sekarang banyak lelaki yang menurunkan pakaiannya hingga bawah mata kaki, maka wanitanya harus mengimbanginya dengan mengangkatnya hingga setengah betis atau kalau perlu lebih ke atas lagi, sehingga nampak seluruh betisnya.”

Tetapi apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum lelaki? “Fitnah? Ah…… itu kan zaman dulu, di masa itu kaum lelaki tidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanita mereka lebih banyak di rumah dan pakaian mereka sangat tertutup. Tapi sekarang sudah berbeda, kini kaum lelaki kalau melihat bagian tubuh wanita yang terbuka, malah senang dan mengatakan ooh atau wow, bukankah ini berarti sudah tidak ada lagi fitnah, karana sama-
sama suka? Lihat saja model pakaian di sana-sini, dari yang di pasar malam hingga yang berada di pusat-pusat perbenjaan mewah, semuanya memperagakan tren fashion yang dirancang khusus untuk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikutinya, akan menjadi wanita yang ketinggalan zaman.”

Demikianlah, maka pakaian yang menampakkan seluruh betis akhirnya menjadi kebiasaan, apalagi banyak orang yang memakainya dan sedikit sekali orang yang mempersoalkannya. Kini tibalah saatnya setan melancarkan tahap terakhir dari tipu dayanya untuk melucuti hijab wanita.

3. Serba Mini

 
Setelah pakaian yang menampakkan betis menjadi pakaian sehari-harian dan dirasa biasa-biasa saja, maka datanglah bisikan setan yang lain. “Pakaian memerlukan variasi, jangan yang itu-itu saja, sekarang ini model mini sedang ngetren, dan agar sepadan, rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah.”

Maka akhirnya bawahan mini yang menampakkan bagian bawah paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan, terbuka bagian dada sekaligus bagian punggungnya dan berbagai model lain yang serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sangat beraneka ragam, ada pakaian untuk berpesta, bersosial, pakaian kerja, pakaian resmi, pakaian malam, petang, musim panas, musim sejuk dan lain-lain, tak ketinggalan celana pendek separuh paha pun dia miliki. Begitu juga fashion dan warna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicoba.
Begitulah ... sesuatu yang sepertinya mustahil untuk dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh setan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia.

Hingga suatu ketika, muncul ide untuk mandi di kolam renang terbuka atau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bagian paling kentara saja yang tersisa untuk ditutupi, kemaluan dan buah dada. Mereka semua mengenakan pakaian yang sering disebut dengan “bikini”. Karena semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na’udzubillah bisikan setan berhasil, tujuannya tercapai, “Menelanjangi Kaum Wanita.”

Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama , telanjang di hadapan lelaki lain, di tempat umum. "Aku akan lepas tangan kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yang melakukan itu semua, maka tanggung sendiri semua dosamu” Dan setanpun ngacir pergi, karema setan tak ingin ambil risiko.

Demikian halus, cara yang digunakan setan, sehingga manusia terjerumus dalam dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua, terutama orang tua jika melihat gejala menyimpang pada anak-anak gadis dan para wanita kita sekecil apapun, segera secepatnya diambil tindakan. Jangan biarkan berlarut-larutan, karena kalau dibiarkan dan telah menjadi kebiasaan, maka akan menjadi sukar bagi kita untuk mengatasinya. Membiarkan mereka membuka aurat bererti merelakan mereka mendapatkan laknat Allah, kasihanilah mereka, selamatkan para wanita muslimah, jangan jerumuskan mereka ke dalam kebinasaan yang menyengsarakan, baik di dunia maupun di akhirat.

Selasa, 03 Januari 2012

Bukti Ilmiah Sunnah Rasulullah SAW

Ternyata banyak sunnah Rasul dan larangan Rasul yang terbukti secara ilmiah, beberapa diantaranya :

1.Tidur dengan Posisi Miring ke sebalah Kanan

Dari al-Barra` bin Azib, Rasulullah Muhammad saw pernah bersabda, “Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan”

“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)
a. Mengistirahatkan otak sebelah kiri

Secara anatomis, otak manusia terbagi menjadi 2 bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya ummat muslim menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas seperti makan, memegang dan lainnya. Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktiftas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam. Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak , asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).

b. Mengurangi beban jantung.

Posisi tidur kesebelah kanan yang rata memungkinkan cairan tubuh ( darah )terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan ( bawah ). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.

c. Mengistirahatkan lambung.

Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime ( makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung ) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung. Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi asam yang akan menyebabkan erosi dinding lambung. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.

d. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas.

Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pancreas juga akan meningkat dengan posisi mirin ke kanan.

e. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.

Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makann yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lamam selamat tidur memungkinkan penyerapan bias optimal.

f. Merangsang buang air besar (BAB)

Dengan mtidur miring ke sebelah kanan , proses pengisian usus besar sigmoid ( sebelum anus ) akan lebih cepat penuh, jika sudah penuh akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air Besar.

g. Mengisitirahatkan kaki kiri

Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktifitas cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung lebih merasa pegal dari kanan, apalgi kaki posisi paling bawah dimana aliran darah balik cenderung lebih lambat. Jika tidur miring kanan , maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang. Dari uraian diatras tampak banyak manfaat tidur dengan posisi miring. Mudah-mudahan uraian tersebut dapat membawa manfaat bagi umat dalam mengamalkan salah satu sunnah nabi.

Sumber : Kitab Shohih Al Bukhori, Kitab Shohih Muslim danhttp://anandira.multiply.com/journal...iKmaTnyA_TiduR

2.Berbuka Puasa dengan kurma

”Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih.” (HR. at-Tirmidzi dan Abu Dawud rahimahumallah)

Telah muncul sebuah penelitian kimiawi dan biologi bahwa sepotong dari kurma yang dimakan setara dengan 85-87% dari beratnya. Dan itu mengandung 20-24% air, 70-75%zat gula, 2-3% protein, 8,5% serat dan kadar lemak yang rendah.

Sebagaimana juga penelitian menetapkan bahwa ruthab mengandung 65-70% air, dari berat bersihnya, 24-58 % zat gula, 2-2,1 % protein, 5,2 % serat dan kadar lemak yang sedikit.

Dan hasil yang terpenting dari penelitian kimiawi ini, sebagaimana disebutkan oleh Dr. ‘Abdurrouf Hisyam dan Dr. ‘Ali Ahmad asy-Syahat adalah sebagai berikut:

a. Mengkonsumsi ruthab atau tamr ketika memulai berbuka puasam, memberikan suplai kadar zat gula yang besar bagi tubuh dan menghilangkan gejala kekurangan zat gula (hipoglikemia) danmemebrikan semanagat bagi tubuh.

b. Kosongnya lambung dan usus dari makanan membuat keduannya (usus dan lambung) mampu untuk menyerap zat gula sederhana ini dengan sangat cepat.

c. Kandungan unsur gula dalam bentuk kimiawi yang sederhana yang terkadung di dalam ruthab dan tamr membuatnya mudah untuk dicerna, karena 2/3 dari unsur gula (glukosa) terdapat dalam kurma dalam bentuk susunan kimiawi yang sederhana. Dan demikianlah naiklah kadar gula dalam darah dalam waktu singkat.

d. Adanya kurma yang direndam dengan air, dan ruthab yang mengandung prosentasi air yang tinggi 65-70 % (65-70%) yang menyediakan air bagi tubuh dengan prosentase yang baik, maka tidak perlu minum air dalam jumlah besar pada saat berbuka

(Sumber: diterjemahkan dari أسرار الإفطار على تمر oleh Abu Yusuf sujono)

3. Larangan Meniup wadah air minum

Dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarang untuk bernafas atau meniup wadah air minum.” (HR. Al-Tirmidzi no. 1888 dan Abu Dawud no. 3728, dan hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani)

Di antara hikmah larangan meniup minuman yang masih panas adalah karena nanti struktur molekul dalam air akan berubah menjadi zat asam yang membahayakan kesehatan.

Sebagaimana yang diketahui, air memiliki nama ilmiah H20. ini berarti di dalam air terdapat 2 buah atom hidrogen dan satu buah atom oksigen yang mana 2 atom hidrogen tersebut terikat dalam satu buah atom oksigen. Dan apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2). Dan apabila karbon dioksida (CO2) bercampur dengan air (H20), akan menjadi senyawa asam karbonat (H2CO3). Zat asam inilah yang berbahaya bila masuk kedalam tubuh kita.

senyawa H2CO3 adalah senyawa asam yang lemah sehingga efek terhadap tubuh memang kurang berpengaruh tapi ada baiknya kalau kita mengurangi masuknya zat asam kedalam tubuh kita karena dapat membahayakan kesehatan.

(Dikutip Dari : Apa Aja: Bahaya Meniup Minuman Panas Kerja Sama Dengan blog-apa- aja.blogspot.com)

4. Larangan Makan dan Minum Sambil Berdiri

Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah

berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu kebih buruk lagi”. (HR.

Muslim dan Turmidzi)

bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila

kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)

Rahasia Medis

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan. Adapun Rasulullah

berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan.

Sumber: Qiblati edisi 04 tahun II. Judul: Larangan Minum sambil berdiri,

5. Mencabut Bulu Ketiak

Ketiak adalah salah satu tempat munculnya bau yang tak sedap pada diri seseorang, karena kurangnya perhatian seseorang dalam menjaga kebersihan ketiak atau badannya secara umum. Bau ketiak yang tak sedap menyebabkan orang akan menjauhi kita dan merasa terganggu dengannya. Nah, ini lebih terlarang lagi, jika bau itu mengganggu orang yang shalat. Bau bawang saja, jika mengganggu orang shalat, itu dilarang untuk dikonsumsi saat kita hendak ke masjid jika mengganggu orang lain.

Sebuah terapi nabawi menawarkan kita dengan sebuah solusi yang jitu dalam mengatasi persoalan ketiak, yaitu mencabut bulu ketiak sehingga kuman dan bakteri tidak bersarang padanya serta ketiak kita akan enak terasa.

Rabu, 28 Desember 2011

Kumpulan Resep Makanan Tradisional Bugis

ITIK NASU PALEKKO




BAHAN:
* 1 ekor itik, dicincang sebesar dadu (bagusnya itik muda).
* 1 sendok makan merica bubuk (sesuai selera)
* 1 genggam cabe rawit (sesuai selera) ditumbuk hingga halus
* 3 Lembar daun salam kering
* 1,5 liter air bersih
* Garam, vetsin secukupnya (sesuai selera).
* Bawang merah, bawang putih secukupnya
* Paccukka (bagusnya gunakan asam jawa)


CARA MEMBUAT:
* itik atau potong kecil-kecil, sedangan kulit nya jangan dibuang.ia bisa ditumis dan kulitnya itu bisa mengeluarkan minyak yang bisa dipakai untuk menumis bumbunya. baiknya kulit ini setelah digoreng dengan menggunakan lemaknya sendiri ditiriskan,kemudian sisa minyaknya dipakai untuk bumbu.
* Bumbu seperti bawang merah, merica, garam, cabai merah dihaluskan,, sebenarnya lebih enak tak pakai bawang putih sebab menimbulkan bau yang kurang enak..tapi jika mau bisa juga dimasukkan kedalamnya.
* Asam jawa di hancurkan dengan sedikti air, kemudian itik di campur dengannya. asam ini berfungsi sebagai penghilang bau amis juga sebagai pemberi rasa asam pada itik...
* Tumis bumbu sebentar dengan minyak dari lemak yang dihasilkan kulit itik, kemudian masukkan itik yang telah bercampur dengan cuka didalamnya....
* Tambahkan air, aduk sampai rata. eh jangan lupa, tambahkan cabe, tambahkan lagi, tambahkan lagi dan tambahkan lagi, makin pedas makin massipa (MANTAPPPPP) hehehhehehehe.
* Masak hingga bumbunya meresap dan mengering..
* Tiriskan dan hidangkan dengan nasi panas

NASU LEKKU




Bahan Membuat Ayam Goreng Lengkuas :
  • 1 ekor ayam, dipotong 12
  • 250 gram lengkuas muda, parut
  • 10 cm jahe, diparut
  • 5 lembar daun salam
  • 500 ml air
Bahan Bumbu Halus Ayam Goreng Lengkuas :
  • 10 siung bawang putih
  • 4 butir bawang merah
  • 3 1/2 sendok teh garam
  • 1 1/2 sendok teh makan ketumbar sangari
  • 5 butir kemiri
  • 3 sendok makan minyak goreng untuk menumis
Cara Membuat Ayam Goreng Lengkuas :
  1. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan lengkuas, daun salam sambil diaduk hingga harum
  2. Masukkan ayam, lalu aduk hingga berubah warna
  3. Tuang air lalu rebus sampai bumbu meresap
  4. Goreng ayam sampai kecokelatan
  5. Goreng juga bumbunya hinga kering renyah

KAMBU PARIA


bahan:
1. paria..
2. sangrai kelapa yang telah dihaluskan(orang bugis menyebutnya batte kaluku)
3. beberapa lembar daun serai
4. santan
5. bawang merah, merica, garam, sedikit bawang goreng, 
6. ebi atau balacang
cara membuat:
paria dibelah perutnya lalu dibuang isinya kemudian direbus. batte kalulu di campur dengan ebi yang telah diberi bumbu berupa bawang merah, merica, garam. kesemuanya itu setelah dicampur kemudian di masukkan kedalam paria yang sudah direbus dan dibelah perutnya. lalu di masak kembali dengan santan masukkan daun serai,,, setelah masak taburkan bawang goreng diatasnya..
nyummmyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

paria yang dibenci akhirnya berubah menjadi makanan yang digemari..
silahkan mencoba....
pesan saya : JANGAN MARAH KALAU SALANG-SALANG MASAKANNYA,,, INI TAK PAKAI TAKARAN, TAPI HANYA INSTING SAJA..


BAROBBO



Bahan
  • 5 tongkol jagung manis, parut
  • 2 tongkol jagung manis, iris bulirnya
  • 500 ml air
  • 5 butir bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 1 sdt bubuk merica
  • 1 sdm garam
  • 50 gram bayam, ambil daunnya
  • 50 gram kankung, ambil daunnya
  • 2 batan seledri, iris halus
Perkedel jagung
  • 2 tongkol jagung manis, iris bulirnya
  • 100 gram terigu
  • 100 gram udang, kupas, cincang halus
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 2 helai dau bawang, iris halus
Haluskan
  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • ½ sdt merica butir
  • 1 sdt garam
  • Minyak untuk menggoreng
  • Bawang goreng untuk taburan
Cara membuat
  1. bubur: campur jagung parut, jagung iris dan air. Masak sambil diaduk sampai mendidih. Tambahkan bawang merah, bawang puith, merica bubuk, dan garam. Aduk sampai bubur matang dan kental. Masukkan bayam, kangkung, dan seledri. Masak sampai sayur matang. Angkat.
  2. perkedel: campur semua bahan perkedel dan bumbu halus,aduk rata. Panaskan minyak agak banyak. Ambil 1 sendok makan adonan, goreng sampai kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan.
  3. masukkan bubur jagung secukupnya kedalam mangkuk. Tambahkan ayam suwir dan perkedel jagung, taburi dengan bawang goreng.
BURASA

Bahan-bahan

Buras:
• 1 liter beras, cuci, tiriskan
• 1 liter santan
• 1 sendok teh garam
• 1 lembar daun salam
Sambal kacang:
• 100 gram kacang tanah, sangrai
• 3 buah cabai rawit
• 1 buah cabai merah
• 1 sendok makan gula merah
• 100 cc air panas
• 3 sendok makan kecap manis
Cara membuat :
Sambal kacang: haluskan kacang tanah, cabai rawit, cabai merah, dan gula merah, lalu masukkan air panas dan kecap manis, aduk rata, sisihkan.
Kukus beras hingga setengah matang, sisihkan. Didihkan santan, lalu masukkan beras tadi, garam, dan daun salam, masak sambil terus diaduk hingga santan terserap habis.
Ambil selembar daun pisang, isi dengan nasi tadi secukupnya, lipat dengan ukuran lebar 5 cm dan panjang 10 cm, lalu ikat kedua ujungnya dengan tali, ulangi hingga semua bahan habis. Kukus selama 1 jam hingga matang, angkat, dinginkan, lalu sajikan bersama-sama dengan sambal kacang.

NASU BALE CAMBANG


Bahan-2 :

750 gram Bale Cambang .. bersihkan dari sirip,insang dan isi perutnya lalu potong menurut selera anda.....
1 sdm air jeruk nipis atau air asam 
20 biji asam mangga istilah Bugis Kaloko Pau rendam dalam air 250 cc ... hehehehehehehe
500 cc air bagi 2 untuk asam dan sisanya ..utnuk rebusan 
2 sdm kecap asin cair dan manis ( tidak penting )
1 sdt garam
1-2 sdm gula merah menurut selera anda....
3 lmbr daun salam
2 tangkai serai
2 cm jahe sebesar telunjuk , memarkan hingga agak halus...
5 cm Lengkuas , garis tengah 2 1/2 cm , memarkan hingga halus juga....
Kemangi secukupnya sesuai selera anda...
2 biji tomat sayur belah 2/4
2 biji tomat hijau belah 2/6
2 Buah cabai merah, diiris meyerong kasar...
10 buah cabai rawit dan biarkan bulat utuh....
Asam jawa secukupnya untuk membantu keasaman kaloko pao...
1/2 sdm Kunyit bubuk ( tepung ) istilah bugis ONYYI ....
6 butir bawang merah
21/2 butir bawang putih
3 buah cabai besar 
Daun Kemangi secukupnya....

Metode :

1. Haluskan semua bumbu yatiu bawang merah,Putih,dan cabai merah lalu sisihkan..
2. Didihkan air dengan bumbu halus, erai,daun salam dan secukupnya 
3. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam kemudian biarkan selama 10 menit agar meresap... setalh itu masukkan kedalam air mendidih beserta bahan lainnya...
4. Masak sampai seluruh bahan matang kemudian masukkan 2-3 tangkai daun kemangi .

Pindang atau Nasu bale Cambang ala saya ini agak berbeda dgn yg ditanah Ugi mungkin hehehehehehe 
___________________________________________________________________
KUE KHAS BUGIS


BARONGKO


Bahan :
200 gr tepung ketan
25 gr tepung kanji
100 ml air mendidih
1 sdt garam
½ sdt vanilli
850 ml santan hangat dari 1½ butir kelapa
10 buah pisang raja tua dan matang (bisa diganti pisang tanduk atau pisang kepok)
daun pisang untuk membungkus
350 ml santan kental dari 1½ butir kelapa beri ½ sdt garam
Cara Membuat :
1. Campur tepung beras dan tepung kanji, lalu tuangi air mendidih sambil diaduk-aduk. Masukkan gula, garam dan vanilli, tuangi santan hangat, aduk sampai rata. Lalu masak di atas api hingga setengah matang. Angkat. Sisihkan.


2. Kupas pisang, belah 2 memanjang, lalu iris setebal ½ cm. Masukkan ke dalam adonan tepung beras, aduk hingga tercampur rata.
3. Ambil selembar daun pisang, taruh 2 - 3 sdm adonan, lalu tambahkan 2-3 sdm santan kental, bungkus dan sematkan dengan lidi.
4. Kukus selama 30 - 40 menit hingga matang.

BANDANG-BANDANG

Bahan :
  • 4 liter tepung beras baru

  • 3 gelas gula pasir

  • 4 sendok makan Garam

  • 12 sendok makan kanji

  • 3 liter santan

  • Pisang secukupnya (Potong 1 buah pisang menjadi 4 bagian)

  • Daun Pisang untuk membungkus


Cara membuat :
  • Ambil 1 liter santan. campur dengan tepung, Ulek sampai halus

  • Tambahkan kanji lalu ulek lagi sampai rata

  • Didihkan 2 liter santan lalu masukkan gula pasir dan adonan tepung tadi.

  • Aduk sampai kental, Angkat

  • Ambil 1 sendok adonan, ratakan diatas daun pembungkus lalu isi dengan pisang.

  • Bungkus lalu kukus sampai masak.
_________________________________
SANGGARA PEPPE

Bahan:
  • 1 sisir pisang kepok yang tua, dikupas

Bahan Saus:
  • 250 gram gula merah, disisir tipis
  • 100 ml air
  • 5 mata durian matang, buang bijinya
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan
Cara membuatnya:
  • Bakar pisang diatas bara api sambil dibolak balik hingga harum dan matang.
  • Rebus gula merah, air daun pandan sampai mendidih. Tambahkan garam dan durian. Rebus sampai kental.
  • Susun pisang di atas piring, siram saus sebelum disajikan.
CANGKUNING


Bahan kulit
150 gram tepung kentang putih
50 gram kentang kukus, dihaluskan
20 gram gula tepung
1/4 sendok teh garam
100 ml santan dari 1/4 butir kelapa, dipanaskan, ukur 75 nkm biarkan hangat
15 ml air suji (dari 15 lembar daun suji dan 3 lembar daun pandan)
2 tetes pewarna hijau
1/2 sendok teh minyak goreng
daun pisang mudah untuk membungkus
Bahan isi :
50 gram kelapa parut kasar
25gram gula merah, sisir halus
1/8 sendok teh garam
1 lembar daun pandan
25 ml air
Cara membuat Kue Bugis :
  1. Isi : campur semua bahan isi. masak bahan isi sambil diaduk sampai kalis. dinginkan
  2. Kulit : aduk rata tepung ketan putih, kentang, gula tepung, dan garam
  3. Masukkan santan hangat, air suji, dan pewarna hijau sedikit-sedikit sambil diulen sampai kalus. tambahkan minyak goreng. uleni rata
  4. Ambil sedikit adonan kulit. pipihkan. beri isi. bentuk bulat. pipihkan sedikit. letakkan di atas daun pisang yang dioles tipis dengan minyak
  5. Kukus 15 menit dengan api sedang sambil dibuka setiap 2 menit sampai matang
  6. bungkus dengan daun pisang muda


________________________________________